Menuju Standar Identitas Geospasial Indonesia
PetaNusa mengumpulkan, memvalidasi, dan menstandarkan data spasial Indonesia dengan Object ID permanen (PNID), evidence system, dan confidence score berjenjang — dibangun bersama komunitas, pemerintah, akademisi, dan industri.
Kenapa PetaNusa Ada
Indonesia belum punya database referensi geospasial bersama yang terpercaya.
- 01
Data spasial Indonesia tersebar di banyak sumber, sering usang, dan tidak punya identitas objek yang konsisten antar sumber.
- 02
Perusahaan infrastruktur — ISP, utilitas, kontraktor — sering melakukan survey ulang dari nol karena tidak ada database referensi bersama yang terpercaya.
- 03
Belum ada mekanisme trust/validasi berjenjang untuk data spasial yang dikumpulkan komunitas di Indonesia.
Visi
Menjadi platform geospasial nasional yang menyediakan data spasial Indonesia yang akurat, tervalidasi, dan terus diperbarui oleh komunitas, pemerintah, akademisi, dan industri.
Misi
- Menyediakan dataset Indonesia berkualitas tinggi.
- Memberikan Object ID permanen (PNID) untuk setiap objek.
- Menjadi standar referensi geospasial nasional.
- Mendukung pendidikan, penelitian, industri, dan pemerintah.
- Menjadi platform kolaborasi geospasial terbesar di Indonesia.
“Data bukan milik PetaNusa — PetaNusa adalah penjaga kualitas dan penghubung ekosistem.”
Kontributor tetap memegang hak atas data yang mereka tambahkan, sesuai lisensi yang mereka pilih sendiri.
Dibangun untuk Bertumbuh
Fondasi jangka panjang, dikerjakan jujur sejak hari pertama.
Fondasi Multi-Negara
Meski nama dan fokus awal platform ini nasional (Indonesia), fondasi teknis — skema data, PNID, dukungan bahasa — dirancang multi-negara sejak Fase 1, bukan ditambahkan belakangan. Ini tidak mengubah prioritas eksekusi: Indonesia tetap fokus penuh untuk Fase 1–2, negara lain menyusul lewat proses peluncuran & tinjauan legal tersendiri.
Ekonomi Kontribusi
Saat submit objek, kontributor memilih lisensi (Public, Attribution, Commercial, Restricted, atau Private) — terpisah dari pengaturan siapa yang bisa melihat data. Skor kontribusi ekonomi mulai dihitung untuk kalibrasi mulai Fase 2, tapi bagi hasil sungguhan baru aktif setelah tinjauan legal per negara selesai. Kami memilih transparan sejak awal daripada menjanjikan sesuatu yang belum bisa dipenuhi.
Prinsip Produk
Tujuh prinsip yang jadi tie-breaker setiap keputusan.
Community Driven
Data dibangun bersama oleh kontributor dari seluruh Indonesia, bukan tim internal semata.
Evidence Based
Setiap objek didukung bukti — foto, GPS, dokumen — bukan sekadar klaim tanpa dasar.
Versioning
Riwayat perubahan tersimpan penuh dan bisa di-rollback, sehingga setiap data bisa diaudit.
Open API
Data publik dapat diakses lewat API terbuka, mendukung ekosistem developer dan industri.
Metadata Rich
Setiap objek punya metadata standar yang konsisten lintas kategori dan lintas sumber.
High Trust
Confidence score dan verifikasi berjenjang memastikan data yang tayang bisa diandalkan.
Contributor First
Kontributor tetap memegang hak atas data sesuai lisensi yang mereka pilih sendiri.
Ingin tahu lebih detail soal cara kerja PetaNusa?